PTM Terbatas SMAN 1 Leces Berlangsung Kondusif

Siswa SMAN 1 Leces sedang mencuci tangan di tempat pencucian tangan sebagai bagian dari protokol kesehatan pencegahan covid-19

Sejumlah sekolah tingkat SMA/SMK/sederajat di Probolinggo mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas, diantaranya adalah SMAN 1 Leces. Hal itu disambut gembira siswa meskipun dengan pemberlakukan ketat protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Sebagaimana diketahui, Pembelajaran tatap muka pada SMAN 1 Leces dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat dan pembatasan jumlah siswa serta jam belajar. Pada PTM yang tengah dilaksanakan SMAN 1 Leces, nantinya akan dijadikan bahan evaluasi untuk penerapan PTM yang lebih baik kedepannya ditengah pandemi.

Kepala Sekolah SMAN 1 Leces Untung Biyono menilai, secara umum PTM yang dilakukan pada Senin 02 November 2020 berjalan dengan baik dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Kalau melihat langsung kemarin (hari Senin), penerapan protokol kesehatan yang diterapkan di sekolah yang melaksanakan PTM terbatas sudah bagus,” katanya di ruang Kepala Sekolah SMAN 1 Leces, Selasa (03/11).

Untung Biyono berharap PTM tersebut bisa dilaksanakan dengan baik selama beberapa waktu. Dengan begitu, ke depan proses pembelajaran secara tatap muka di tengah situasi pandemi tetap berlangsung membahagiakan tanpa ada beban bagi siswa maupun guru di sekolah. “Sarana untuk mendukung protokol kesehatan di sekolah kami sudah siap, mulai ruangan siswa, infrastruktur guru dan siswa, ruang kesehatan, dan sarana dan prasarana seperti cuci tangan, hand sanitizer, juga alat cek suhu tubuh semuanya sudah lengkap,” katanya. Untung Biyono menjelaskan, selain membatasi hanya 25% siswa dari masing-masing kelas, tidak ada aktivitas di sekolah, selain hanya proses pembelajaran yang dimulai pukul 07.00 hingga pukul 10.00 WIB.

Selama pelaksanaan PTM terbatas, kantin sekolah juga tutup. “Jadi, siswa hanya pergi belajar dan setelah itu langsung pulang.” lanjutnya. Selain itu, penekanan opsi pada siswa untuk diantar jemput oleh orang tua atau membawa kendaraan sendiri saat mengikuti PTM. Hal ini menjadi salah satu persyaratan dalam pembelajaran tatap muka, di samping sebelumnya ada izin dari orang tua.